Berita Terkini

Tingkatkan Kinerja, KPU Kota Palopo Tanda Tangani Pakta Integritas

PALOPO -- KPU Kota Palopo terus berbenah dalam hal peningkatan kualitas kinerja terutama jelang dimulainya tahapan Pemilu 2024 mendatang yang akan dimulai pada 14 Juni 2022. Terkait hal itu seluruh Komisioner dan staf kesekretariatan melaksanakan pendatanganan Pakta Integritas yang dilaksanakan di Media Center Kantor KPU Kota Palopo, Selasa (02/03/2022). Ketua KPU Kota Palopo Abbas Djohan menegaskan jika penandatangan Pakta Integritas tersebut sebagai bagian kontrak kinerja seluruh jajaran KPU Kota Palopo terhadap tugas dan tanggungjawabnya sebagai penyelenggara Pemilu. "Dimana dalam Pakta Integritas tersebut seluruh jajaran KPU Kota palopo berkomitmen untuk menyelenggarakan Pemilu dan Pemilihan berdasarkan asas Langsung Umum Bebas Rahasia Jujur dan Adil secara profesionel, efektif, efisien, transparan serta bekerja dengan sepenuh waktu dan bertanggungjawab", jelas Abbas Djohan. Dijelaskannya pula jika integritas menjadi bagian terpenting yang harus dimiliki dan dijaga oleh setiap penyelenggara Pemilu. "Karena inilah nilai inti untuk kesuksesan dalam menyelenggarakan pemilu mau pun pemilihan", tandasnya. Sementara Komisioner Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Kota Palopo, Iswandi Ismail mengingatkan kepada seluruh jajaran yang ada di KPU Kota Palopo agar menjunjung tinggi nilai-nilai integritas sebagai penyelenggara. "Penandatanganan Pakta Integritas ini jangan hanya berhenti pada proses seremonial penandatanganan semata tetapi harus dimaknai sebagai bentuk tanggung jawab penuh dalam melaksanakan tuga-tugas kepemiluan dan diimplementasikan dalam bekerja", ucapnya mengingatkan. Wandi juga mengingatkan bahwa pelanggaran terhadap pakta integritas oleh Komisioner maupun jajaran KPU Kota Palopo dapat menjadi salah satu objek laporan ke DKPP. "Oleh karena itu diharapkan seluruh jajaran KPU Kota Palopo benar-benar menjaga dan menjunjung tinggi integritasnya", kuncinya.

Januari 2022 Pemilih Kota Palopo Sebanyak 107.069 Orang

BA REKAPITULASI PDPB JANUARI 2022 PALOPO -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palopo terus membenahi data pemilih yang ada. Hal ini sebagai upaya untuk menjadikan data pemilih Kota Palopo benar-benar riil. Seperti yang dilakukan pada Rabu (02/02/2022) dimana KPU Kota Palopo melaksanakan rapat pleno rekapitulasi daftar pemilih berkelanjutan bertempat di Media Center Kantor KPU. Ketua Divisi Data dan Perencanaan KPU Kota Palopo, Efendi Samaila dalam laporannya mengungkapkan jika jumlah pemilih di Kota palopo pada bulan Januari 2021 yang ada dalam daftar pemilih berkelanjutan berjumlah 107.069 orang. "Jumlah ini mengalami penurunan jika dibandingkan pada periode bulan Desember 2021 yang angkanya mencapai 107.085 pemilih, sehingga terjadi penurunan jumlah pemilih sebanyak 16 pemilih", ungkap Efendi Samaila. Berkurangnya jumlah pemilih tersebut menurut Efendi Samaila dikarenakan data jumlah pemilih yang tidak memenuhi syarat (TMS) yang diolah oleh pihaknya masih lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan pemilih pemula atau pemilih baru. "Dimana sepanjang bulan Januari data pemilih pemula yang kami terima dari sejumlah Kecamatan dan Kelurahan serta tanggapan masyarakat berjumlah 8 orang sementara data TMS (meninggal dunia) sebanyak 25 orang", tandasnya. Sementara itu di bulan Januari ini KPU Kota Palopomenerima satu orang pemilih dengan kategori pemilih pindah masuk dari daerah lain, sehingga total pemilih Kota Palopo per 31 Januari 2022 sebanyak 107.069 orang dengan rincian 52.199 pemilih laki-laki dan 54.870 pemilih perempuan.(isw)

Tahun 2021 KPU Palopo Mencatat Sebanyak 2353 Pemilih TMS

BA PDPB PERIODE DESEMBER 2021 PALOPO -- Sepanjang tahun 2021 Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palopo mencatat ada sebanyak 2353 pemilih Tidak Memenuhi Syarat (TMS) yang masuk dalam Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) dari Januari hingga Desember. Hal itu terungkap saat digelarnya rapat pleno Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) periode Desember 2021 di Media Center KPU Kota Palopo, Senin (03/01/2022). Ketua KPU Kota Palopo Abbas Djohan dalam rapat pleno tersebut mengungkapkan cukup tingginya dinamika yang ada pada DPB Kota Palopo sepanjang tahun 2021 yang lalu. "Datanya sangat dinamis dimana pertambahan jumlah pemilih TMS terbilang sangat signifikan. Disisi yang lain angka pemilih potensial terbilang lebih rendah dari data pemilih TMS", ungkap Abbas Djohan. Selain itu Kata Abbas Djohan, tantangan yang dihadapi juga terbilang sulit di mana tahun 2021 untuyk sementara Dinas Dukcapil tidak lagi mensupport data kependudukan kepada KPU. "Tentu ini kendala yang cukup berat. Namun kami bisa melalui semua ini dengan kerja keras dan dukungan berbagai pihak", tandasnya. Dari data yang ada terungkap jumlah pemilih potensial Kota Palopo sepanjang tahun 2021 berjumlah 984 orang dimana jumlah pemilih potensial laki-laki sebanyak 447 orang dan perempuan berjumlah 537 orang. Sementara jumlah pemilih TMS sebanyak 1329 pemilih laki-laki dan 1024 pemilih perempuan atau berjumlah 2353 pemilih. Dimana pemilih TMS ini adalah pemilih yang meninggal dunia dan pemilih yang belum melakukan perekaman KTP Elektronik. Adapaun jumlah pemilih potensial yang diplenokan untuk bulan Desember 2021 sebanyak 8 orang dengan rincian 3 orang laki-laki dan 5 orang perempuan, pemilih TMS laki-laki 25 orang dan perempuan sebanyak 20 orang atau seluruhnya berjumlah 45 pemilih TMS. Sehingga jumlah daftar pemilih berkelanjutan Kota Palopo per 31 Desember 2021 berjumlag 107.085 pemilih dengan rincian jumlah pemilih laki-laki sebanyak 52.207 orang dan pemilih perempuan berjumlah 54.876 orang.(isw)  

KPU Kota Palopo Gelar Rakor DPB Terakhir 2021

PALOPO -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palopo menggelar rapat koordinasi (rakor) Daftar Pemilih Berkelanjutan untuk triwulan keempat atau yang terakhir di tahun 2021 di ruang media center, Senin (27/12/2021). Rakor tersebut dimaksudkan sebagai upaya penguatan terhadap daftar pemilih berkelanjutan (DPB) dari seluruh stakeholder yang ada. Ketua KPU Kota Palopo, Abbas Djohan dalam sambutannya saat membuka rakor triwulan keempat DPB berharap dukungan penuh dari semua pihak demi terwujudnya daftar pemilih yang akurat dan akuntansi. "Salah satu elemen terpenting baik dalam pemilu maupun pemilihan adalah daftar pemilih, semakin akurat data pemilih akan sangat berpengaruh terhadap kualitas pemilu dan pemilihan", kata Abbas Djohan.  Abbas Djohan juga berharap kesiapan partai politik dalam menghadapi tahapan pemilu yang sudah akan dimulai pada tahun 2022 mendatang. "Kami meminta parpol untuk sejak dini intens berkomunikasi dengan kami sebagi bentuk tanggung jawab bersama mensukseskan pemilu", tandasnya. Dikesempatan terpisah Kapolres Palopo yang diwakili Kasat Intelkam AKP. Petrus Sandalle berkomitmen untuk membackup KPU Kota Palopo untuk menyukseskan gelaran pemilu dan pemilihan. "Kami dari kepolisian berharap DPB dapat berjalan lancar dan akurat", ucapnya singkat. Rakor DPB kali ini dihadiri hampir semua unsur terkait diantaranya Bawaslu, Polres Palopo, Kodim 1403 Sawerigading, Parpol, Dinas Dukcapil,  Dinas Kesbangpol, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kominfo dan UPTD Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XI Provinsi Sulsel.(isw)

Pemilih Kota Palopo Kembali Berkurang

BA-REKAPITULASI-DPB-NOVEMBER-TAHUN-2021-KPU-KOTA-PALOPOUnduh PALOPO -- Jumlah pemilih di Kota Palopo pada bulan November mengalami penurunan jika dibandingkan pada bulan Oktober lalu. Hal itu terungkap setelah KPU Kota Palopo usai melaksanakan rapat pleno Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan (PDPB) periode bulan November 2021, Kamis (02/12/2021). Ketua KPU Kota Palopo Abbas Djohan mengatakan berkurangnya jumlah pemilih tersebut dikarenakan jumlah pemilih yang Tidak Memenuhi Syarat (TMS) yang masih relatif banyak. "Dari data yang kami olah jumlah pemilih kategori TMS lebih banyak dari penambahan jumlah potensi pemilih", ungkap Abbas Djohan usai pleno. Abbas merincikan selama bulan November tercatat sebanyak 29 pemilih yang masuk kategori TMS sementara jumlah potensi pemilih.ilih yang ada hanya berjumlah 13 orang. "Sehingga ini yang menyebabkan terjadinya penurunan jumlah pemilih", tandasnya. Rekap data pemilih hasil pleno bulan November yang dirilis oleh KPU Kota Palopo tercatat sebanyak 107.122 pemilih terdiri dari 52.229 pemilih laki-laki dan 54.893 pemilih perempuan, itu berarti jumlah pemilih berkurang sebanyak 16 orang jika dibandingkan pada bulan Oktober yang berjumlah 108.138 orang.(isw)