Berita Terkini

Sempat Turun PDPB Kota Palopo Kembali Bertambah 114 Pemilih

BA PLENO PDPB PERIODE MARET 2022 PALOPO --  Setelah mengalami penurunan dalam beberapa bulan terakhir, jumlah pemilih di Kota Palopo periode Maret 2022 kembali mengalami kenaikan. Hal tersebut terungkap saat KPU Kota Palopo menggelar rapat pleno Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) periode bulan Maret di Media Center, Jumat (01/04/2022). Ketua Divisi Data Perencanaan dan Informasi KPU Kota Palopo, Efendi Samaila menjelaskan jika pada bulan Februari lalu jumlah pemilih di Kota Palopo sebanyak 107.056 orang. "Ada penambahan sebanyak 114 orang pemilih sehingga di bulan Maret ini jumlahnya sebanyak 107.170 pemilih", jelasn Efendi Samaila. Lebih jauh dijelaskannya, jika penambahan pemilih tersebut karena adanya sejumlah warga luar yangpindahmasukkeKotaPalopo.  "Lainnya adalah penduduk Kota Palopo yang telah melakukan perekaman e-KTP dimana jumlahnya cukup signifikan", urainya. Efendi juga menyebutkan jika data tersebut merupakan data yang bersumber dari sejumlah instansi terkait yang ikut mendukung program DPB yang tengah dilaksanakan oleh KPU Kota Palopo. Adapun jumlah penduduk yang  pindah masuk  sebanyak 6  sebanyak 64 orang diantaranya karena meninggal dunia menjadi anggota TNI/Polri dan pindah ke luar Kota Palopo, sehingga jumlah pemilih per 31 Maret 2022 sebanyak 107.170 orang dengan rincian pemilih laki-laki sebanyak 52.210 orang dan pemilih perempuan sebanyak 54.960 orang.(isw)

Camat Se Kota Palopo Dukung Penyempurnaan Data Pemilih

PALOPO -- Seluruh Camat di Kota Palopo menyatakan siap mendukung KPU Kota Palopo dalam pelaksanaan Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB). Hal tersebut disampaikan para Camat saat menghadiri Rapat Koordinasi Musyawarah Daftar Pemilih (Forum Mutarlih) triwulan pertama 2022 di Media Center KPU Kota,  Kamis (24/03/2022). Dukungan yang dimaksud adalah terkait pergerakan jumlah penduduk di wilayah masing-masing yang mana data tersebut selanjutnya akan diberikan ke KPU Kota Palopo. Camat Wara, Sainal Sahid mengungkapkan jika selama ini pihaknya telah memberi data seperti yang dimaksud oleh KPU. "Hanya saja beberapa waktu terakhir ini mengalami hambatan karena bergantinya staf yang menangani data yang dimaksud", ungkap mantan penyiar radio ini. Oleh karena itu pihaknya berjanji untuk kembali memberikan data yang dimaksud demi kelancaran DPB. "Kami akan meminta pihak kelurahan untuk lebih aktif mengirimkan datanya", tandas Sainal Sahid. Sementara itu Ketua KPU Kota Palopo, Abbas Djohan dalam sambutannya saat membuka rakor berharap agar seluruh stakeholder memberikan saran dan masukan terkait DPB ini. "Bahkan jika perlu kritik kepada kami agar daftar pemilih yg ada di Kota Palopo ini benar-benar valid dan tak ada lagi warga yg tidak terdaftar", harapnya. Sejumlah instansi ikut hadir dalam Rakor Mutarlih diantaranya Bawaslu, Polres Palopo, Kantor Kemenag, Dinas Dukcapil, Dinas Kesbangpol, Dinas Kominfo, Dinas Sosial, Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XI, sejumlah Lurah dan wartawan dari berbagai media.(isw)

Permantap DPB KPU Palopo Koordinasi Ke Sejumlah Instansi

PALOPO -- KPU Kota Palopo terus berupaya menyempurnakan Data Pemilih Berkelanjutan (DPB) dengan melakukan koordinasi ke sejumlah instansi. Seperti yang dilakukan pada Selasa (22/03/2022). Dua Komisioner KPU Kota Palopo yakni Ketua Divisi Data Informasi dan Perencanaan, Efendi Samaila bersama Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan, Iswandi Ismail menyambangi Kantor Kementerian Agama Kota Palopo dan Kantor Camat Wara Utara. Efendi Samaila menjelaskan jika kedatangan mereka ke Kantor Kemenag dalam rangka memperoleh data penduduk (pemilih) yang statusnya telah berubah. "Kami menyampaikan surat ke Kepala Kantor Kemenag perihal permintaan data penduduk Palopo yang telah berubah status dari belum kawin ke kawin", terang Efendi Samaila. Ditambahkannya data tersebut dibutuhkan oleh KPU Kota Palopo untuk keperluan ubah data pada pemilih dalam DPB. "Agar elemen data pemilih sesuai dengan kondisi yang sebenarnya", sebutnya. Sementara itu Iswandi Ismail menambahkan jika koordinasi yang mereka lakukan di Kantor Camat Wara Utara terkait pergerakan jumlah penduduk baik yang pindah, meninggal maupun yang baru melakukan perekaman e-KTP. "Kami sangat berharap bantuan dukungan data penduduk di wilayah kecamatan sebagai bahan dalam penyempurnaan DPB yang tengah Kami kerjakan saat ini", ungkap Wandi. Baik Kantor Kemenag maupun Camat Wara Utara sangat mendukung upaya KPU Kota Palopo dalam mematangkan Data Pemilih agar lebih baik. Mewakili Kepala Kantor Kemenag, Faisal Mustafa yang menerima kunjungan Komisioner KPU Kota Palopo menyatakan pihaknya siap mesupport dengan data yang mereka miliki. "Lebih baik lagi jika antara Kantor Kemenag dan KPU Kota Palopo ada MoU karena dukungan data ini sifatnya berkelanjutan", harap mantan Komisioner KPU Kota Palopo ini. Di tempat terpisah Camat Wara Utara, Ramli juga menyampaikan dukungan yang sama guna membantu KPU Kota Palopo dalam pemutakhiran DPB. "Kami punya datanya dan siap untuk diberikan ke KPU Kota Palopo", tandasnya. Seperti diketahui Data Pemilih Berkelanjutan Kota Palopo per 28 Februari 2022 tercatat sebanyak 107.056 pemilihdimana Permantap DPB KPU Palopo Koordinasi Ke Sejumlah Instansi PALOPO -- KPU Kota Palopo terus berupaya menyempurnakan Data Pemilih Berkelanjutan (DPB) dengan melakukan koordinasi ke sejumlah instansi. Seperti yang dilakukan pada Selasa (22/03/2022). Dua Komisioner KPU Kota Palopo yakni Ketua Divisi Data Informasi dan Perencanaan, Efendi Samaila bersama Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan, Iswandi Ismail menyambangi Kantor Kementerian Agama Kota Palopo dan Kantor Camat Wara Utara. Efendi Samaila menjelaskan jika kedatangan mereka ke Kantor Kemenag dalam rangka memperoleh data penduduk (pemilih) yang statusnya telah berubah. "Kami menyampaikan surat ke Kepala Kantor Kemenag perihal permintaan data penduduk Palopo yang telah berubah status dari belum kawin ke kawin", terang Efendi Samaila. Ditambahkannya data tersebut dibutuhkan oleh KPU Kota Palopo untuk keperluan ubah data pada pemilih dalam DPB. "Agar elemen data pemilih sesuai dengan kondisi yang sebenarnya", sebutnya. Sementara itu Iswandi Ismail menambahkan jika koordinasi yang mereka lakukan di Kantor Camat Wara Utara terkait pergerakan jumlah penduduk baik yang pindah, meninggal maupun yang baru melakukan perekaman e-KTP. "Kami sangat berharap bantuan dukungan data penduduk di wilayah kecamatan sebagai bahan dalam penyempurnaan DPB yang tengah Kami kerjakan saat ini", ungkap Wandi. Baik Kantor Kemenag maupun Camat Wara Utara sangat mendukung upaya KPU Kota Palopo dalam mematangkan Data Pemilih agar lebih baik. Mewakili Kepala Kantor Kemenag, Faisal Mustafa yang menerima kunjungan Komisioner KPU Kota Palopo menyatakan pihaknya siap mesupport dengan data yang mereka miliki. "Lebih baik lagi jika antara Kantor Kemenag dan KPU Kota Palopo ada MoU karena dukungan data ini sifatnya berkelanjutan", harap mantan Komisioner KPU Kota Palopo ini. Di tempat terpisah Camat Wara Utara, Ramli juga menyampaikan dukungan yang sama guna membantu KPU Kota Palopo dalam pemutakhiran DPB. "Kami punya datanya dan siap untuk diberikan ke KPU Kota Palopo", tandasnya. Seperti diketahui Data Pemilih Berkelanjutan Kota Palopo per 28 Februari 2022 tercatat sebanyak 107.056 pemilih dimana pemilih laki-laki  laki-laki 52.194 orang dan pemilih perempuan sebanyak 54.862 orang.(isw)

Sosialisasikan Tanggal Pemilu KPU Palopo Audiensi Dengan Kapolres

PALOPO -- Dalam upaya mensosialisasikan tanggal pelaksanaan pemilu yang jatuh pada 14 Februari 2024, Komisioner dan jajaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palopo melakukan audiensi dengan Kapolres Palopo AKBP. H. Muh. Yusuf Usman di Ruang kerja Kapolres, Kamis (17/03/2022). Dalam kesempatan tersebut Ketua KPU Kota Palopo, Abbas Djohan menyampaikan sejumlah hal terkait kesiapan KPU Kota Palopo dalam menghadapi tahapan Pemilu yang akan secara resmi dimulai pada tanggal 14 Juni 2022 mendatang. "Tujuan kedatangan kami selain untuk bersilaturrahmi juga untuk mensosialisasikan tanggal pelaksanaan hari pemungutan suara pemilu 2024. Juga menyampaikan kesiapan KPU Palopo dalam melaksanakan tahapan pemilu", kata Abbas di hadapan Kapolres. Selain itu Abbas juga berharap dukungan penuh Polres Palopo kepada pihaknya dalam upaya mensukseskan perhelatan demokrasi terbesar lima tahunan tersebut. "Dimana dukungan Polres Palopo selama ini sangat membantu kami dalam melaksanakan tugas-tugas kepemiluan," tambahnya. Sementara itu Kapolres Palopo AKBP. H. Muh. Yusuf Usman menyambut baik kunjungan silaturrahim yang dilakukan pihak KPU Kota Palopo, dimana menurutnya adalah kewajiban kepolisian dalam mensupport KPU dalam menyukseskan penyelenggaraan Pemilu. "Tentu kami akan mendukung sepenuhnya KPU dalam menjalankan tugas-tugasnya untuk menyukseskan pemilu mendatang. Karena itu sudah menjadi tugas dan kewajiban kami", jelas mantan Kanit Regident Polda Sulsel ini. Yusuf Usman juga berharap agar KPU Kota Palopo intens berkomunikasi dengan Polres Palopo terkait situasi dan kondisi yang dihadapi. "Pastinya kami akan ikut membantu sesuai dengan tugas dan kewenangan kami", sebutnya. Dalam pertemuan tersebut turut hadir empat Komisioner, Sekretaris KPU Kota Palopo dan seluruh Kasubbag yang berjumlah empat orang. Sementara Kapolres Palopo didampingi oleh Kasat Intelkam AKP. Petrus Sandale.(isw)

Jumlah TPS Makin Ramping, KPU Palopo Pleno Hingga Dini Hari

PALOPO -- Jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kota Palopo yang akan digunakan dalam Pemilu 2024 mendatang mengalami penurunan jika dibandingkan saat Pemilu 2019 lalu dari 497 TPS menjadi 267 TPS.  Ketua KPU Kota Palopo, Abbas Djohan menjelaskan pengurangan jumlah TPS tersebut dikarenakan jumlah pemilih yang ada di setiap TPS  bertambah hingga maksimal 500 pemilih. "Hal ini sesuai amanat dari PKPU 6 Tahun 2021 dan hasil Rakor Pra rekapitulasi PDPB Periode Bulan Februari 2022 bersama dengan KPU Sulsel", jelas Abbas Djohan usai memimpin rapat pleno perbaikan jumlah TPS yang dilaksanakan pukul 01.30 WITA, Selasa (08/03/2022). Abbas Djohan menambahkan jika pada Pemilu 2019 lalu jumlah pemilih di TPS berjumlah maksimal 300 pemilih. "Sehingga hitungannya makin tinggi batas jumlah pemilih di suatu TPS maka akan semakin sedikit jumlah TPS, demikian pula sebaliknya.  Lebih jauh mantan pengacara ini menjelaskan jika konsekuensi dari bertambahnya jumlah pemilih di TPS yang mencapai hingga 500 orang menyebabkan sejumlah TPS pemilihnya di gabung. "Otomatis TPS yang pemilihnya digabung ke TPS lain jadi hilang. Inilah mengapa jumlah TPS menjadi lebih ramping", tandasnya. Adapun jumlah pemilih di Kota Palopo per 28 Februari 2022 tercatat sebanyak 107.056 dengan rincian pemilih laki-laki sebanyak 52.194 orang dan pemilih perempuan sebanyak 54.862 orang. Rapat pleno perbaikan jumlah TPS dihadiri seluruh Komisioner,  Sekretaris, Kasubbag Data, Informasi dan Perencanaan serta Operator Sidalih.(isw)

Potensi Pemilih Baru Stagnan, PDPB Kota Palopo Alami Penurunan

PALOPO -- Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palopo per 28 Februri 2022 kembali mengalami penurunan jumlah pemilih. Hal itu terungkap saat digelarnya rapat pleno PDPB untuk periode Februari 2022 di Media Center Kantor KPU Palopo, Selasa (02/03/2022). Dimana pada bulan Januari tercatat sebanyak 107.069 pemilih sementara di bulan Februari menjadi 107.056 atau mengalami penurunan sebanyak 13 pemilih. Ketua Divisi Data, Informasi dan Perencanaan KPU Kota Palopo, Efendi Samaila dalam penjelasannya mengatakan jika penurunan jumlah pemilih dalam PDPB bulan Februari 2022 tersebut dikarenakan masih stagnannya pergerakan jumlah data pemilih pemula yang mereka peroleh. "Sementara di sisi yang lain jumlah pemilih tidak memenuhi syarat (TMS) yang kami olah jumlahnya lebih besar dari jumlah pemilih pemula yang ada", terang Efendi Samaila. Efendi Samaila merincikan jika pada Februari ini jumlah potensi pemilih baru berjumlah 8 orang dengan jumlah laki-laki 6 orang dan perempuan 2 orang sementara jumlah pemilih TMS sebanyak 21 orang dengan jumlah laki-laki 11 orang dan perempuan sebanyak 10 orang. Lebih jauh dijelaskan oleh Ketua Panwaslu Kota Palopo Periode 2008-2009 ini jika saat ini pihaknya terus berupaya mendapatkan data pemilih dari berbagai pihak terkait untuk terus diolah. "Tentu data yang ada sekarang ini jumlahnya bersifat sementara dan terus berfluktuasi", tandasnya.(isw)