PALOPO – Komisi Pemiliihan Umum (KPU) Kota Palopo gelar Simulasi Pengamanan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur tahun 2019, Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Palopo tahun 2018 mendatang, di Pelataran Mesjid Islamic Center Kota Palopo. Kamis (28/12/2017).
Ketua KPU Kota Palopo, Haedar Djidar mengatakan bahwa simulasi tersebut adalah bagian dari antisipasi atas segala sesuatu yang kemungkinan akan mengganggu jalannya Pemilu dan Pilkada mendatang.
“Pada simulasi ini, salah satu skenario yang dilakukan, yakni adanya protes dari pendukung calon yang menolak hasil keputusan KPU, kemudian terjadi aksi yang berujung pada bentrok antara massa aksi dan pihak pengamanan, namun pada akhirnya pihak pengamanan dapat mengatasi hal tersebut,” tuturnya.
[caption id="attachment_879" align="alignnone" width="1024"] Terlihat Demonstran bentrok dengan pihak pengamanan / Pic@Maron[/caption]
Lanjutnya, “Simulasi pengamanan yang dilakukan jajaran Polri dan TNI ini sebagai langkah awal dalam pengamanan Pemilu dan Pilkada yang akan digelar mendatang, sehingga semuanya dapat berjalan sesuai dengan apa yang kita inginkan,” tutup Ketua KPU, Haedar Djidar.
Simulasi tersebut melibatkan Komisioner dan Staf KPU, TNI, Polri, Satpol PP dan juga Tim Medis. Kegiatan ini juga dihadiri Walikota Palopo, HM Judas Amir dan Unsur Muspimda Lainnya.