Berita Terkini

Usai Pembekalan DP3, KPU Palopo Siap Tancap Gas

PALOPO -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Selatan melaksanakan pembekalan pelaksanaan Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan (DP3) kepada 24 KPU Kabupaten/Kota yang ada di sulawesi Selatan via daring pada Kamis (01/07/2021). Acara yang dibuka langsung oleh Ketua KPU RI Ilham Saputra tersebut menghadirkan pemateri dari Lembaga Penelitian dan Pengembangan Ilmu Sosial dan Humaniora (Sulisa Matra Bangsa) Makassar, M. Nawir. "Apresiasi kami kepada KPU Sulawesi Selatan yang punya perhatian sangat besar terhadap program DP3 ini dan Sulsel salah satu provinsi dengan progres pelaksanaan program DP3 tertinggi di Indonesia", puji Ilham singkat. Ilham Saputra berharap peran KPU Kabupaten/Kota sebagai fasilitator dalam pelaksanaan program DP3 benar-benar dioptimalkan demi suksesnya program tersebut. Dalam pemaparannya Nawir menjelaskan akan pentingnya KPU melaksanakan program DP3 sebagai sarana untuk menyampaikan pentingnya pemilu dan pemilihan dilakukan kepada masyarakat. "Sehingga masyarakat tidak hanya menganggap pemilu atau pemilihan hanya sebuah kegiatan seremonial demokrasi semata, tapi lebih dari pada itu adalah sebagai bentuk kedaulatan rakyat dalam menentukan keberlangsungan pergantian kepemimpinan nasional mau pun ditingkat lokal", terang Nawir. Oleh karenanya Nawir menekankan pentingnya KPU khususnya di tingkatan Kabupaten/Kota untuk turun lebih jauh ke masyarakat desa atau lainnya untuk memberi pemahaman yang mendalam akan pentingnya menjaga kedaulatan suara rakyat sebagai pemilih. "Masyarakat harus didorong agar secara sadar mengedepankan kemandirian, rasionalitas dan kedaulatan atas pilihan politiknya sendiri", kuncinya. Sementara itu Komisioner KPU Kota Palopo Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Pemilih dan SDM, Surahman yang dimintai tanggapannya usai mengikuti pembekalan mengatakan jika KPU Kota Palopo siap untuk melaksanakan program DP3. "Kami akan langsung tancap gas merealisasikan program ini secepatnya dengan merekrut kader yang ada di dua kelurahan yang menjadi lokus kegiatan DP3 di Kota Palopo," jelas Surahman. Seperti diketahui KPU Kota Palopo telah melakukan penandatanganan MoU dengan Wali Kota dalam pelaksanaan program DP3 yang dinamai Kampung Demokrasi, dimana dua kelurahan yang dijadikan lokus kegian tersebut adalah Kelurahan Salotellue di Kecamatan Wara Timur dan Kelurahan Tomarundung Kecamatan Wara Barat.(isw)

Tak Lagi Mendapat Data Dari Disdukcapil, KPU Kota Palopo Kerja Ekstra Tuntaskan PDPB

PALOPO -- Sebelum melaksanakan rapat koordinasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) dengan stakeholder terkait, KPU Kota Palopo pada pagi hari, Rabu (30/06/2021) terlebih dahulu melaksanakan rapat pleno tertutup untuk menetapkan daftar pemilih (DPB). Pleno yang dihadiri seluruh komisioner tersebut menetapkan jumlah DPB Kota Palopo bulan Juni 2021 sebanyak 108.595 orang. Ketua KPU Kota Palopo, Abbas Djohan mengingatkan agar dalam penetapan DPB dilakukan secara cermat dan hati-hati. "Tantangan kita saat ini adalah terhentinya suplai data kependudukan dari Dinas Dukcapil sehingga kita perlu bekerja lebih ekstra", kata Abbas Djohan. Oleh karenanya tambah Abbas Djohan dalam mengolah data benar-benar harus teliti agar terhindar dari kekeliruan. Dari jumlah 108.595 pemilih yang ditetapkan dalam pleno tertutup tersebut terdiri dari 53.146 pemilih laki-laki dan 55.449 pemilih perempuan. Dimana terdapat penambahan potensi pemilih baru sebanyak 48 pemilih dari bulan sebelumnya yang terdiri dari 22 laki-laki dan 28 perempuan. Sementara itu data pemilih yang tidak memenuhi syarat (TMS) tercatat sebanyak 131 orang terdiri dari laki-laki 55 orang dan perempuan 76 orang.(isw)