Berita Terkini

Pastikan Hak Pilih Terlindungi KPU Palopo Intens Sosialisasi Pindah Memilih

PALOPO -- Setelah ditetapkannya Daftar Pemilih Tetap (DPT) beberapa waktu lalu, kini Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palopo intens melakukan sosialisasi pindah memilih sebagai Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) dalam Pemilu 2024 mendatang. Seperti sosialisasi pindah memilih yang dilaksanakan oleh KPU Kota Palopo di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL), Kamis (02/11/2023). Dimana sosialisasi tersebut diikuti Kepala Kantan pejabat serta orseluruh pegawai KPKNL Kota Palopo. Dalam pemaparan materi sosialisasinya Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Kota Palopo, Iswandi Ismail menegaskan jika sosialisasi yang mereka lakukan adalah upaya untuk menjaga dan melindungi hak pilih warga negara. "Maka dari itu setiap wajib pilih yang berdomisili di luar Kota Palopo dan pada hari pemungutan suara memastikan diri berada di Kota Palopo dapat segera mengurus pindah memilih agar terdaftar sebagai DPTb", terang Wandi sapaan akrab Komisioner KPU Palopo yang saat ini menjabat untuk periode kedua. Lebih jaug Wandi menjelaskan bagi pemilih yang telah terdaftar dalan DPT dan karena alasan tertentu berada di luar domisilinya pada hari pemungutan suara untuk segera mendatangi PPS atau PPK atau KPU Kota Palopo untuk mengurus pindah memilih. "Syarat untuk pindah memilih harus terdaftar di DPT dan akan memilih di luar domisilinya", ungkapnya. Sesuai Keputusan KPU (KPT) Nomor 695 tAHUN 2023 Perihal Persiapan Penyusunan Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) Dalam Negeri dan Luar Negeri, terdap sembilan alasan seorang pemilih dapat mengurus pindah memilih. Yang pertama sedang menjalankan tugas di tempat lain pada hari pemungutan suara, kedua menjalani rawat inap di fasilitas layanan kesehatan rawat dan keluarganya, ketiga penyandang disabilitas yang sedang menjalani perawatan di panti sosial atau panti rehabilitasi, keempat menjalani rehabilitasi narkoba. Selanjutnya yang kelima menjalani tahanan di Rutan atau Lapas atau terpidanan yang sedang menjalani hukuman penjara atau kurungan, keenam tugas belajar/menempuh pendidikan menengah/tinggi, ketujuh  pindah domisili, kedelapan tertimpa bencana alam dan kesembilan bekerja di luar domisilinya. Menurut Wandi di Kota Palopo terdapat cukup banyak pemilih yang masuk dalam sembilan kategori dia atas. "Khusus pemilih yang bekerja di luar domisilinya banyak tersebar di instansi vertikal, BUMN, Perbankan dan sejumlah lembaga lainnya termasuk keluarga TNI/Polri yang ikut suami atau istri bertugas di Palopo", kuncinya. Adapun dokumen bukti dukung yang harus disiapkan adalah Surat keterangan, Surat Pernayataan, Surat Tugas atau Surat dari Intansi atau perusahaan yang ditandatangani oleh Pimpinan dan distempel basah. Sementara Kepala KPKNL Kota Palopo Naf'an Widiarso Rafid yang didampingi Kasubbag Umum, Priskila Sura Layuk Allo menyambut baik dan berterima kasih atas sosialisasi yang dilakukan KPU Kota Palopo kepada mereka. "Kami di KPKNL (Palopo) menjadi lebih banyak tahu terkait pindah memilih ini sehingga ini sangat membantu kami untuk dapat tetap menggunakan hak pilih kami nanti dengan menjadi pemilih DPTb", terang Naf'an Widiarso Rafid. Naf'an Widiarso Rafid menyebutkan jika hampir semua pegawai KPKNL Palopo adalah mereka yang ber KTP daerah luar Palopo. "Diantaranya ada yang berasal dari Bandung, Garut, Makassar, Jakarta dan sejumlah daerah lainnya, sehingga mereka inilah yang nantinya akan mengurus pindah memilih ke sini". tandasnya. Saat ini KPU Kota Palopo terus gencar melakukan sosialisasi dan pendataan potensi DPTb dengan mengunjungi sejumlah instansi atau lembaga yang pegawai atau karyawannya berdomisili di luar Kota Palopo dan berpotensi untuk pindah memilih di Palopo.(isw)

Sebanyak 1.012 Botol Tinta Pemilu Tiba di Gudang Logistik KPU Palopo

kota=palopo.kpu.go.id – Sebanyak 1.012 botol tinta pemilu yang termasuk logistik tahap pertama, tiba malam tadi, Rabu (01/11) di gudang logistik KPU Palopo. Ketua KPU Palopo, Abbas Djohan, mengatakan, pihaknya saat ini telah menerima logistik pemilu berupa bilik suara dan tinta. “Malam ini kami telah menerima 1.012 botol tinta. Sebelumnya, kami juga sudah menerima bilik suara,” kata Abbas Djohan. Abbas menambahkan, saat ini pihaknya sementara menunggu pengiriman logostik lainnya yakni, kotak suara. “Saat ini, kotak suara sudah ada di pelabuhan Makassar. Kami tinggal menunggu untuk dikirimkan. Mungkin besok sudah dikirimkan,” ujar Abbas. Terkait dengan pengamanan logistik yang telah ada, Abbas mengatakan, saat ini pihaknya dibantu oleh 6 petugas kepolisian. “Saat ini ada 6 orang aparat kepolisian yang membantu kita. 2 orang melakukan pengamanan di kantor KPU, sementara 4 orang lainnya di gudang logistik,” terangnya. Disinggung soal surat suara, Abbas mengatakan, saat ini surat suara belum dicetak. “Info yang kami dapat, surat suara belum dicetak,” tutupnya. Turut hadir, saat penerimaan botol tinta ini, Komisioner KPU Palopo lainnya, Irwandi Djumadin, perwakilan Bawaslu dan pihak kepolisian.

KPU Palopo Intens Garap Simpul DPTb

PALOPO -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palopo terus berupaya untuk memastikan setiap pemilih dapat menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 2024 mendatang. Salah satu upaya tersebut adalah dengan sedini mungkin mendeteksi potensi pemilih yang karena alasan tertentu tdk dapat memilih di TPS tempatnya terdaftar pada 14 Februari 2024 nanti. Anggota KPU Kota Palopo Divisi Perencanaan, Data dan Informasi, Iswandi Ismail mengungkapkan jika pihaknya saat ini intens .enggarap simpul-simpul DPTb yang tersebar di Kota Palopo. "Hal ini kami lakukan untuk memberi informasi dan edukasi bagi pemilih yang tidak dapat pulang memilih di TPS asalnya karena saat hari pemungutan suara berada di Kota Palopo agar mengurus pi dah memilih untuk masuk sebagai Daftar Pemilih Tambahan (DPTb)", terang Wandi saat ditemui usai mengunjungi Kantor PT. Taspen Cabang Palopo, Kamis (26/10/2023). Lebih jauh Anggota KPU Kota Palopo dua periode ini menjelaskan sesuai regulasi ada sembilan alasan seorang pemilih dapat mengurus pindah memilih. "Yang pertama sedang menjalankan tugas di tempat lain pada hari pemungutan suara", ungkapnya. Yang kedua pasien rawat inap dan keluarganya. Ketiga penyayang disabilitas yang sedang menjalani perawatan di oanti sosial. Yang keempat menjalani rehabilitasi narkoba. Selanjutnya yang kelima menjalani tahanan di Rutan atau Lapas, keenam menempuh pendidikan, ketujuh  pindah domisili, kedelapan tertimpa bencana alam dan kesembilan bekerja di luar domisilinya. Oleh Karenanya Wandi mengimbau kepada masyarakat wajib pilih yang masuk dalam sembilan kategori tersebut dan memastikan diri sudah terdaftar di DPT dan berada di Kota Palopo pada hari pemungutan suara agar segera mengurus pindah memilih. "Silakan mendatangi PPS atau PPK atau Kantor KPU untuk mengurus pindah memilih agar dipastikan dapat menggunakan hak pilihnya pada Pemilu mendatang", pungkasnya. Adapun batas akhir pengurusan pindah memilih adalah H-30 sebelum hari pemungutan suara atau tanggal 15 Januari 2024. Dalam melaksanakan pendataan potensi DPTb KPU Kota Palopo juga melibatkan seluruh perangkatnya yakni PPK dan PPS.(isw)

KPU Palopo Terima Logistik Pemilu Tahap Pertama

kota-palopo.kpu.go.id - Logistik untuk keperluan pemilihan umum 2024 telah tiba dan diterima oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palopo, Minggu (22/10/2023). Ketua KPU Kota Palopo, Abbas Djohan menyebut jika untuk tahap pertama pihaknya menerima logistik berupa bilik suara. “Logistik berupa bilik suara yang diterima KPU Palopo sebanyak 2.024. Billik suara yang telah diterima KPU Palopo itu, disimpan di gudang yang telah disewakan,” kata Abbas. Dijelaskannya, bilik suara yang telah diterima nantinya akan didistribusikan di TPS di 48 Kelurahan di Kota Palopo. “Untuk pemilu 2024 ini, dari 48 Kelurahan ada 506 TPS di Kota Palopo,” jelasnya. Sementara untuk logistik lainnya berupa tinta dan kontak Suara dalam waktu dekat, pihaknya masih akan menerima paket logistik tersebut. Terkait kondisi logistik yang diterima KPU Palopo tidak ada yang mengalami kerusakan. (*)

Peringati Hari Santri, KPU Palopo Goes To Pesantren Nobar Film ‘Kejarlah Janji’

kota-palopo.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palopo, Sulawesi Selatan menggelar nonton bareng (nobar) film “Kejarlah Janji”, di Pesantren Modern Datuk Sulaiman, Minggu 22 Oktober 2023. Hal ini dilakukan sebagai salah satu upaya untuk memberikan sosialisasi dan pendidikan politik kepada pemilih pemula, khususnya para santri di pondok pesantren. Anggota KPU Palopo, Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, Irwandi Djumadin mengungkapkan, pemutaran film ini selain untuk menguatkan pengetahuan pemilih, juga sebagai sosialisasi tentang kewajiban memilih. “Sedikit pesan buat adik-adik santri, apalagi yang berumur 17 tahun nanti pas pemilu, untuk hadir ke TPS, karena masa depan bangsa kita ada ditangan adik-adik sekalian,” kata Irwandi. Irwandi juga menambahkan, kualitas pemimpin nanti itu dipengaruhi dari pemilih yang cerdas. Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren, Chairil Anwar mengungkapkan rasa terima kasih bagi tim KPU Palopo yang menjadikan Pesantren sebagai tempat sosialisasi pendidikan pemilih. “Bertepatan hari Santri ini, kami mengucapkan banyak terimakasih bagi tim KPU Palopo, semoga film dengan judul Kejarlah Janji ini menjadi penguatan bagi santri-santri dalam memilih,” ungkap Chairil. Chairil juga mengingatkan buat para santri untuk menggunakan hak pilihnya sebaik-baiknya. “Silakan disimak baik-baik filmnya, biar adik-adik santri mendapatkan pengetahuan dan pelajaran dari film ini guna memilih nnti. Wajib yang berumur 17 tahun nanti datang memilih,” tambah Chairil. Kejarlah Janji yang diputar merupakan produksi Komisi Pemilihan Umum (KPU) bekerja sama dengan Asta Jaya Centra Cinema, Padi Padi Creative, dan Garin Workshop untuk menyambut Pemilu 2024. Film itu mendorong generasi muda terutama pemilih pemula untuk lebih peduli dengan dunia politik yang akan menentukan arah bangsa ke depan.(*)

Teken MoU dengan KPU, Polres Palopo Siap Amankan Pemilu dan Pilkada 2024

kota-palopo.kpu.go.id - Kapolres Palopo, AKBP Safi’i Nafsikin melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama (MoU) dengan KPU Kota Palopo, Sabtu (21/10/2023). Perjanjian itu tentang sinergitas pelaksanaan tugas dan fungsi dalam penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada tahun 2024. Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Palopo, AKBP Safi’i Nafsikin, Ketua KPU Palopo, Abbas Johan, Wakapolres, Kompol H Ridwan. Lalu hadir juga Kabag Ops Polres Palopo AKP Rafli, Kasat Intelkam Polres Palopo, Iptu Idul, komisioner KPU Palopo Hary Zuficar, Iswandi Ismail, Irwandi Djumadin, Muhtazhir Muh. Hamid dan Sekretaris KPU, Andi Irwan. Pada kesempatan itu Kapolres Palopo mengatakan siap mendukung KPU Kota Palopo dalam mensukseskan Pemilu 2024 dan Pilkada serentak 2024. “Terima kasih atas terlaksananya kegiatan penandatanganan perjanjian kerjasama (MoU). Polres Palopo siap berkolaborasi dengan KPU Palopo dalam mendukung setiap tahapan Pemilu 2024 dan Pilkada serentak 2024,” kata Kapolres. Sementara itu, Ketua KPU Palopo mengatakan suksesnya Pemilihan Umum 2024 dan Pilkada serentak 2024 tidak lepas dari dukungan semua pihak secara khusus Pihak Kepolisian. “KPU Kota Palopo memohon bimbingan dan arahan Polres Palopo dalam hal tahapan penerimaan Logistik dan proses sengketa Pemilu 2024. Palopo pada Pemilu 2019 berada pada zona merah namun pada Pemilu 2024 Palopo sudah berada di zona hijau,” kata Abbas. “KPU Palopo sudah menentukan lokasi TPS pada Pemilu 2024 dan dapat diliat melalui titik koordinat/map untuk memudahkan bagi masyarakat yang ingin melihat lokasi TPS,” tandasnya. (*)