Berita Terkini

KPU Palopo Distribusikan Surat Pemberitahuan Pemungutan Suara Model C6.KWK

PALOPO — KPU Kota Palopo mulai mendistribusikan Surat Pemberitahuan Pemungutan Suara Model C6.KWK kepada PPS se-Kota Palopo. Sabtu (22/6/2018). Ketua KPU Kota Palopo, Haedar Djidar mengatakan, jumlah surat C6.KWK sesuai dengan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilwali dan Pilgub di Kota Palopo. “Jumlahnya ada sebanyak 101.952 sesuai DPT di Kota Palopo,” katanya. Ia menambahkan, surat tersebut dipastikan sampai kepada pemilih karena hal itu merupakan salah satu syarat bagi warga Palopo untuk menggunakan hak pilihnya. “Bisa juga nanti menggunakan e-Ktp atau suket untuk datang memilih,” tambahnya. Sementara itu, untuk penyaluran surat suara semua sudah harus tersalurkan sehari sebelum pemungutan suara dilaksanakan.

KPU Bersama KIM Balandai Gelar Sosialisasi Generasi Milenial Anti Hoax

PALOPO - KPU Kota Palopo dan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Balandai menggelar Workshop jurnalistik dan diskusi dengan tema Generasi Millenial Tanpa Hoax. Selasa 12 Juni 2018 di Kedai Kopi Teras Agatis, Balandai. Workshop jurnalistik tersebut bertujuan untuk mengajak para generasi muda untuk melawan Hoax dengan menebar kebenaran. Kegiatan ini berjalan sebanyak tiga kali pertemuan, dan hadir sebagai pembicara pada kegiatan ini yakni Achmad Sulfikar,  Ketua Prodi Komunikasi dan Dakwah IAIN Palopo, Ketua Blogger, Rauf dan Petinggi Gerakan Aktivis Milenium, Hasan Sofyan. Kegiatan ini dihadiri berbagai kalangan. Diantaranya komisioner KPU Palopo,  Faisal,  S. Sos,  Lurah Balandai,  Hamsir, Ketua PMII Palopo, Ichal bersama sejumlah mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kota Palopo.

KPU dan Komunitas Blogger Gelar Workshop Generasi Anti Hoax

PALOPO - Detik-detik pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018, KPU Kota Palopo dan Komunitas Blogger Tana Luwu mengajak generasi millenial wujudkan pilkada berbudaya dan bermartabat. Workshop dengan tema Melawan Kampanya Negatif, Mewujudkan Pilkada yang Berbudaya dan Bermartabat. Dipandu oleh Direktur MIND Palopo, Haeril Al Fajri, di Cafe Sweetness, Kota Palopo, Sabtu 23 Juni 2018. Workshop ini menghadirkan pemateri dari Ketua KPU Palopo Haedar Djidar, Kasat Reskrim Polres Palopo AKP Ardy Yusuf, dan Ketua Umum Komunitas Blogger Tana Luwu Abd Rauf. Ketua Komunitas Blogger Tana Luwu, Abd Rauf, mengatakan, kampanye sebenarnya bukan wadah untuk saling menfitnah, menjatuhkan dan lain sebagainya. "Hari ini kita lihat bahwa wadah kampanye via medsos, selalu dijadikan sebagai adu cerbel, saling menghina dan sebagainya. Yang sebenarnya, kampanye itu beradu program paslon," tuturnya. Dalam kesempatan yang sama, Ketua KPU Palopo, Haedar Djidar, mengajak seluruh hadiri untuk menggunakan media sosial secara baik dan bermanfaat. "Mari jadikan sosial media sebagai sarana produktif dan memanfaatkannya secara baik, karena tentu kita tidak selalu menginginkan adanya puang nandar yang lain yang akan lahir kedepannya, jadi mari kita manfaatkan media sosial dengan secara baik-baiknya. Selain itu, Haedar Djidar juga meyakinkan kepada seluruh hadirin, bahwa Pilkada yang Berbudaya dan Bermanfaat dapat diwujudkan dengan lahirnya generasi-generasi smart dalam menggunakan media sosial secara baik dan produktif," tambahnya. Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Palopo, AKP Ardy Yusuf, mengungkapkan, untuk melakukan pengawasan, Polres Palopo telah memiliki tim cyber untuk memantau seluruh aktivitas netizen, utamanya yang berhubungan dengan Kota Palopo. "Namun demikian, kami juga butuh dukungan dari seluruh kalangan, utamanya komunitas Blogger untuk mendukung penggunaan media sosial ke arah yang positif. Kalau ada ditemukan konten yang merugikan, mari sama-sama melaporkan. Sebab setiap media sosial, ada tersedia opsi laporan jika menemukan konten yang negatif," ujarnya. Kegiatan tersebut juga dihadiri rakan-rekan media se Kota Palopo.

KPU Gelar Pleno Terbuka Terkait Hasil Rekapitulasi DPS Pemilu 2019

PALOPO - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palopo melaksanakan Rapat Pleno Terbuka terkait Rekapitulasi Daftar Pemilih Sementara (DPS), Pada Pemilu Tahun 2019, di Ruangan Media Center KPU Palopo. Minggu 17 Juni 2018. Jumlah DPS Kota Palopo, yakni Pemilih Laki-laki sebanyak 51.470 dan Pemilih Perempuan sebanyak 53.242. Sementara itu, jumlah keseluruhan sebanyak 104.712 pemilih. Sesuai dengan rincian Formulir A.1.1-KPU, DPS Kota Palopo Pada Pemilu 2019 mendarang telah disebar di Sembilan Kecamatan di Kota Palopo.   FORMULIR A.1.1-KPU BERITA ACARA PLENO TERBUKA KPU

KPU Sosialisasi dan Bimtek Penggunaan Aplikasi Silon

PALOPO - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palopo melakukan Sosialisasi tata cara pencalonan dan Bimbingan Teknis tentang penggunaan Aplikasi Silon kepada seluruh Oprator Silon Partai Politik pada Pemiliha Umum Tahun 2019 mendatang, di ruangan media center KPU Kota Palopo. Selasa 12 Juni 2018. Sosialisasi tersebut dibuka langsung oleh Komisioner KPU divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat, Faisal S. Sos. Kemudian peserta langsung diarahkan oleh Kasubag Teknis KPU Palopo, Rahmansyah. Sementara itu, Oprator Aplikasi Silon, Duwi Pramesti langsung memperlihatkan cara penggunaan Aplikasi Silon kepada peserta Bimtek tersebut. Kegiatan tersebut dihadiri Komisioner KPU, Oprator Aplikasi Silon Parpol dan Staf KPU Kota Palopo.

KPU Lakukan Sosialisasi Kepada Penyandang Disabilitas di Kota Palopo

PALOPO - Komisi Pemilihan Umum Kota Palopo, menyosialisasikan pilkada dan tata cara mencoblos kepada para penyandang disabilitas intelektual di Sekret Yayasan Bumi Sawerigading (YBS) Kota Palopo. Selasa 12 Juni 2018. Komisioner KPU Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat, Faisal S Sos mengatakan penyandang disabilitas merupakan salah satu kelompok masyarakat yang mendapat layanan sosialisasi secara khusus. Puluhan penyandang disabilitas mendapat penjelasan dan simulasi pencoblosan tentang Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Palopo, serta Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel 2018. "Kami perlu mendatangi ke sini karena perlu pula ada pendataan pemilih, apakah ada yang menjadi anak negara, apakah sudah memiliki KTP elektronik apa belum. Kenapa kami melakukan sosialisasi dan praktik kepada mereka karena rawan surat suara salah atau bisa juga dimanfaatkan pihak lain, kami usahakan mereka secara praktis bisa memahami," ungkapnya. Ia menambahkan, Penyandang disabilitas yang memiliki hak pilih untuk nantinya diharapkan bisa turut serta dalam menyukseskan Pilkada serentak 27 Juni 2018 mndatang. Hadir sebagai narasumber pada sosialisasi tersebut yakni  perwakilan RMI (Rumah Mapan Indonesia), Abdullah Sappe Ampin Maja, memaparkan tentang betapa pentingnya partisipasi pemilih dalam suksesnya sebuah pemilu pada suatu daerah.