Berita Terkini

Lakukan Safari DPB, Ini Instansi Yang Akan Dikunjungi KPU Palopo

PALOPO -- Data pemilih merupakan salah satu elemen yang sangat penting dalam pelaksanaan pemilu ataupun pilkada, maka dari itu data pemilih yang akurat menjadi bagian penting dari suksesnya penyelenggaraan kedua hajatan tersebut. Menyadari akan hal itu dan juga sebagai salah satu tugas dari KPU, maka Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palopo melaksanakan safari Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) ke sejumlah instansi terkait baik lingkup pemerintah daerah maupun instansi vertikal yang ada di Kota Palopo. Seperti yang dilakukan pada hari Rabu (16/09/2020), KPU Kota Palopo melakukan audiens ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) dan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIA Palopo. "Tujuannya adalah untuk membangun persepsi dan pemahaman yang sama dengan seluruh stakeholder terkait pelaksanaan DPB, agar nantinya didapatkan daftar pemilih yang benar-benar akurat", jelas Abbas, Ketua KPU Palopo usai melakukan audiens di dua instansi tersebut. Dikatakan Abbas, jika pihaknya mampu menghadirkan data pemilih yang akurat tentu akan dapat mengurangi timbulnya berbagai persolan dalam pelaksanaan pemilu ataupun pilkada, sehingga nantinya juga akan semakinmeningkatkan kepercayaan publik tehadap penyelenggara, terkhusus KPU. Di dua instansi yang dikunjungi tersebut KPU Palopo juga sekaligus menyampaikan rencana untuk melaksanakan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) terkait data-data pemilih yang dibutuhkan ooleh KPU. "Audiens ini juga sekaligus menyampaikan rencana kami untuk melakukan kerjasama dalam bentuk Mou terkait pelaksanaan DPB ini", ungkap Abbas. Selain Dinas Dukcapil dan Lapas Klas IIA Palopo, KPU juga berencana untuk melakukan hal yang sama dengan sejumlah instansi terkait yang ada di Kota Palopo. "Beberapa hari ke depan kami juga berencana untuk melakukan audiens dengan Wali Kota, Kapolres, Dandim dan sejumlah pihak lainnya yang terkait dengan DPB ini", kuncinya.(isw)

KPU - UM Palopo Teken Nota Kesepahaman

PALOPO - - Proses demokrasi yang masih berjalan mencari bentuk idealnya di Republik ini terus dilakukan oleh seluruh elemen bangsa, tak terkecuali Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palopo. Untuk itulah KPU Kota Palopo melakukan kerjasama dengan perguruan tinggi yang ada di Kota Palopo, salah satunya dengan Universitas Muhammadiyah (UM) Palopo. Bertempat di aula gedung utama kampus UM Palopo, Rabu (02/09/2020) kedua lembaga melaksanakan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU). Ketua KPU Kota Palopo, Abbas dalam sambutannya mengatakan sebagai bentuk tugas dan tanggungjawab KPU dalam pelaksanaan demokrasi khususnya dalam hal kepemiluan maka kerjasama dengan UM Palopo merupakan langkah maju. "Tentu kita berharap kerjasama ini akan semakin membuka lebar kontribusi masuknya pemikiran-pemikiran kritis kampus terhadap perkembangan kepemiluan di Palopo", sebut Abbas. Sementara Rektor UM Palopo, Salju menegaska jika MoU dengan KPU ini tidak hanya dalam bidang kepemiluan tetapi juga dalam hal penguatan akademik khususnya yang terkait dengan pengembangan kualitas SDM dan pengabdian masyarakat. "MoU ini merupakan bentuk penguatan visi akademik UM Palopo untuk mencapai kualitas baik input, proses, output dan outcome", urai Salju. Oleh karenanya kehadiran UM Palopo benar-benar menjadi motor penggerak kemajuan pembangunan di tengah-tengah masyarakat. Penandatanganan MoU ini selain dihadiri Rektor UM Palopo dan Ketua KPU Kota Palopo juga dihadiri pejabat dan staf kedua lembaga.(isw)

Elemen Data Kependudukan Tidak Lengkap, KPU Palopo Tak Masukkan Pemilih Baru

PALOPO - - Daftar pemilih berkelanjutan (DPB) Kota Palopo periode Agustus 2020 tidak menunjukkan adanya penambahan jumlah pemilih baru. Hal ini disebabkan data pemilih potensial yang diterima dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Palopo tidak lengkap elemen datanya, seperti yang terungkap saat dilakukan rapat pleno DPB secara daring melalui zoom meeting, Rabu (19/08 /2020). Komisioner KPU Kota Palopo Divisi Data dan Perencanaan Abdul Haris mengungkapkan jika pihaknya tengah melakukan verifikasi dan validasi terhadap data yang diserahkan oleh Disdukcapil. "Setelah kami lakukan pencermatan data tersebut belum lengkap elemen datanya saat di buka di server data kependudukan Kementerian Dalam Negeri, sehingga kami tidak bisa memasukkannya ke DPB bulan Agustus ini", jelas Haris. Namun pun demikian Haris memastikan jika data ini akan segera dirampungkan sehingga sudah bisa dimasukkan dalam DPB bulan September mendatang. "Data ini tengah kami koordinasikan dengan Disdukcapil", kunci Haris. Dalam rapat pleno DPB yang dilaksanakan secara daring ini terungkap jika DPB Kota Palopo Periode bulan Agustus berjumlah 0 (nihil) orang terdiri dari 0 (nihil) pemilih laki-laki dan 0 (nihil) pemilih perempuan. Adapun jumlah pemilih yang Tidak Memenuhi Syarat (TMS) dengan kategori meninggal dunia sebanyak 99 orang terdiri atas 48 pemilih laki-laki dan 51 pemilih perempuan. Sehingga Total Daftar Pemilih Untuk Kota Palopo sampai dengan Periode bulan Agustus Tahun 2020 sebanyak 107.625 pemilih, dengan rincian Pemilih Laki-laki sebanyak 52.765 pemilh dan Pemilih Perempuan sebanyak 54.860 pemilih. Rapat pleno DPB secara daring ini diikuti oleh seluruh komisioner KPU, Ketua dan anggota Bawaslu Kota Palopo, Kabid P2D Disdukcapil Syamsuriadi Nur dan sejumlah utusan partai politik.(isw)

Perkuat Sinergitas Kasat Intelkam-Komisioner KPU Palopo Ngopi Bareng

PALOPO -- Kepala Satuan Intelijen dan Keamanan (Kasat Intelkam) Polres Palopo yang baru AKP. IGN Adi Suarmita ngopi bareng dengan Komisioner KPU Kota Palopo di salah satu wakop di bilangan Jalan Ratulangi, Kamis (06/08/2020). Selain sebagai ajang silaturrahim ngopi bareng tersebut juga sekaligus sebagai kegiatan untuk meningkatkan sinergitas antara KPU palopo dan Polres Palopo khususnya Sat Intelkam yang memang memiliki keterkaitan dalam tugas masing-masing. Adi suarmita menyebutkan jika pertemuan tersebut untuk melakukan pengenalan lebih jauh dengan komisioner dan jajaran KPU Palopo mengingat dirinya yang baru saja menjabat sebagai Kasat Intelkam beberapa waktu lalu. "Biar silaturrahimnya lebih santai dan akrab makanya kita lakukan sambil ngopi, sebagai orang yang baru bertugas di Palopo ini juga bagian untuk memperkenalkan diri lebih dekat dengan pihak KPU", kata perwira tiga balok ini disela-sela obrolannya dengan komisioner palopo. Tetapi pada intinya lanjutnya bahwa ini merupakan bagian dari upaya yang dilakukannya untuk mendekatkan diri dengan semua mitra kerjanya. "Jadi tidak hanya dengan KPU tetapi juga dengan berbagai pihak kami lakukan sinergitas dalam rangka membantu memperlancar kerja-kerja kami di Sat Intelkam", ujar pria kelahiran Gianyar, Bali tahun 1991 ini. "Meskipun Palopo tidak menggelar pilkada bukan berarti hubungan kerja dengan KPU juga berhenti. Justru sebaliknya disaat seperti inilah sinergitas itu harus tetap bisa kita pertahankan," Sebut Adi Suarmita yang menjabat Kasat Intelkam Polres palopo sejak bulan Juni 2020 lalu. Oleh karenanya lulusan Akpol tahun 2012 ini tetap akan mendukung kerja-kerja KPU Palopo sehingga dapat berjalan dengan baik ke depan terutama ditengah masa pandemi covid 19 yang belum pasti kapan berakhir. Sementara itu Ketua KPU Palopo, Abbas sangat mengapresiasi silaturrahim tersebut dimana perhatian Kasat Intelkam kepada KPU Palopo sangat besar meski mereka tidak melaksanakan tahapan khususnya pilkada. "Tentu dukungan yang diberikan oleh Pak Kasat akan menjadi motivasi bagi kami untuk tetap bekerja maksimal meskipun kita ketahui Palopo tidak melaksanakan pilkada", ungkap Abbas dalam pertemuan tersebut. Dalam kesempatan itu Abbas juga menjelaskan beberapa hal terkait kegiatan rutin yang dilakukan KPU Palopo, baik yang sedang maupun yang akan dilaksanakan ke depan yang pada intinya jika hubungan kerja antara KPU palopo dan Sat Intelkam Polres Palopo akan terus terjalin dengan baik. Silaturrahmi tersebut juga di hadiri komisioner KPU Palopo diantaranya Iswandi Ismail, Ahmad Adiwijaya dan Haris Mubarak serta Sekretaris Mansyur Jufri. Sementara Kasat Intelkam didampingi Kanit 1 Sat Intelkam Aiptu Benny Sura, anggota sat Intelkam Masdar dan Suharto.(isw)