Berita Terkini

Pleno DPB KPU Kota Palopo Bulan Desember Berbeda, Ada Apa Ya?

DPB-DESEMBER-2020-KOTA-PALOPOUnduh PALOPO -- Ada yang berbeda saat pelaksanaan pleno penetapan Daftar Pemilih Berkelanjutan (DBP) yang dilaksanakan oleh KPU Kota Palopo pada Kamis (17/12/2020). Dimana dalam pleno tersebut tak lagi nampak Komisioner Divisi Data dan Informasi Abdul Haris Mubarak memaparkan dan menjelaskan angka-angka yang ada dalam DPB. Ketidakhadiran Haris sapaan akrabnya dikarenakan sejak tanggal 14 Desember 2020 yang lalu secara resmi telah mengajukan pengunduran dirinya sebagai komisioner KPU palopo masa tugas 2018 - 2023. Itu disebabkan Haris telah mengantongi SK sebagi CPNS pada penerimaan tahun ini dan ditugaskan sebagai tenaga pengajar di salah satu perguruan tinggi yang ada di Kabupaten Morowali Sulawesi Tengah. Ketua KPU Kota Palopo Abbas saat membuka rapat pleno DPB tersebut menegaskan jika sejak 14 Desember 2020 yang lalu Abdul Haris Mubarak secara resmi telah mengajukan surat pengunduran diri yang ditujukan kepada Ketua KPU RI. "Surat pengunduran diri tersebut telah dikirimkan dan tengah dalam proses, tinggal menunggu persetujuan KPU RI dimana nantinya akan dikeluarkan surat keputusan tentang pemberhentian saudara Haris," Jelas Abbas saat membuka rapat pleno DPB tersebut. Lebih jauh Abbas menyatakan terkait waktu terbitnya SK pemberhentian Haris Mubarak sepenuhnya menjadi kewenangan KPU RI. "Kami hanya sebatas meneruskan (mengirimkan) surat pengunduran diri saudara Haris, selanjutnya menjadi kewenangan KPU RI," tuturnya. Sepeninggal Abdul Haris Mubarak untuk sementara waktu tugas-tugasnya akan dilaksanakan oleh Surahman selaku wakil kordinator divisi data dan informasi sampai adanya pleno oleh komisioner KPU Kota Palopo untuk menetapkan pengganti secara definitif. Sementara itu dalam rapat pleno DPB periode Desember 2020 terungkap jika potensi pemilih baru dalam DPB Kota Palopo mengalami penambahan sebanyak 189 pemilih dengan rincian 93 pemilih laki-laki dan 96 pemilih perempuan. Sementara pemilih tidak memenuhi syarat (TMS) sebanyak 52 pemilih dengan rincian jumlah pemilih laki-laki sebanyak 32 orang dan pemilih perempuan berjumlah 20 orang. Dengan penambahan tersebut membuat jumlah pemilih di Kota Palopo secara keseluruhan naik menjadi 108.453 pemilih dimana pemilih laki-laki berjumlah 53.089 orang dan pemilih perempuan sebanyak 55.364 orang. Dalam rapat pleno yang digelar secara daring tersebut selain diikuti oleh empat komisioner KPU Kota Palopo juga diikuti oleh anggota Bawaslu Kota Palopo Ahmad Ali, pihak Dinas Dukcapil yg diwakili oleh Mutmainnah, sejumlah pengurus partai politik diantaranya Ketua DPC PDIP Kota Palopo Alfri Jamil, Ketua DPC PKB Kota Palopo Dahri Suli, dan Sekretaris DPC Partai Gerindra Kota palopo Sapar Sampetan.(isw)

Unanda - KPU Palopo Teken MoU

PALOPO -- Peran perguruan tinggi dalam mengawal dan memajukan demokrasi khususnya dalam pelaksanaan kepemiluan sangatlah strategis. Di mana perguruan tinggi diharapkan menjadi motor penggeerak dinamika kemajuan pemilu di tanah air sebagai tempat berkiprah dan lahirnya intelektual bangsa. Mendasari hal itu maka Universitas Andi Djemma (Unanda) Palopo melakukan kerjasama dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palopo dengan menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dalam rangka penguatan pertisipasi masyarakat dalam mpenyelenggaraan pemilihan umum (pemilu) maupun pemilihan ke depan. Bertempat di Ruang Rapat Rektorat Unanda, Kamis (17/12/2020) dilaksanakan penandatangan nota kesepahaman kedua pihak, dimana KPU Palopo diwakili oleh Abbas selaku Ketua dan Marsus Suti selaku Rektor Unanda. Rektor Unanda Marsus Suti dalam sambutannya saat menjelaskan jika sebagai lembaga pendidikan tinggi yang ada di Kota Palopo Unanda memiliki tanggung jawab untuk meningkatkan mutu pendidikan dan kualitas sumber daya manusia yang ada sebagai kontribusi dalam ikut serta dalam pembangunan nasional mau pun daerah. "Maka dari itu penandatanganan MoU dengan KPU (Palopo) ini menjadi salah satu bentuk kerja nyata kami di Unanda dalam ikut serta dalam mengawal dan memajukan demokrasi khususnya dalam penyelenggaraan pemilu", ungkap Marsus Suti. Oleh karenya Ia berharap agar MoU yang ditandatangani ini dapat ditindaklanjuti dan diimplementasikan kedua belah pihak sesuai tugas dan fungsi masing-masing lembaga. "Kami di Unanda memiliki SDM yang memadai sehingga nantinya hal itu bisa dimanfaatkan oleh KPU", tandasnya. Dilain pihak Ketua KPU Kota Palopo Abbas juga sangat berharap agar peran nyata Unanda berpartisipasi dalam pemberdayaan, pemahaman dan penguatan partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan pemilu secara terencana, terpadu dan terkoordinasi bisa menghasilkan pemilu yang berkualitas di Kota palopo. "Ini adalah MoU kedua yang kami laksanakan dengan perguruan tinggi yang ada di Kota Palopo, dimana sebelumnya kami juga telah melakukan hal yang sama dengan Universitas Muhammadiyah Palopo", jelas Abbas. Maka dari itu pihaknya semakin terpacu untuk bekerja lebih maksimal dalam mengemban tugas-tugas KPU sebagai penyelenggara pemilu. "Tentu dengan adanya dukungan dari perguruan tinggi akan membantu kami dalam pelaksanaan pemilu kedepan dimana perguruan tinggi dengan SDM yang unggul tentu sangat diharapkan kiprahnya dalam dunia kepemiluan." tandasnya. Penandatanganan Mou antara Unanda dan KPU Kota Palopo ini turut dihadiri Komisioner KPU Kota palopo Divisi Hukum dan Pengawasan Iswandi Ismail, Wakil Rektor Unanda Ishak Runi dan sejumlah Dekan dan staf dari kedua lembaga.(isw)

Jumlah DPB Palopo Terus Bertambah, Ini Jumlahnya di Bulan Nopember

BA-DPB-NOVEMBER-2020-PALOPOUnduh PALOPO -- Komisi Pemilihan Umum Kota Palopo kembali melaksanakan rapat pleno terhadap daftar pemilih berkelanjutan (DPB) periode bulan Nopember 2020, Rabu (18/11/2020). Pelaksanaan rapat pleno tersebut dilakukan secara daring dengan diikuti oleh seluruh komisioner dan stakeholder lainnya seperti Bawaslu, Dinas Dukcapil dan perwakilan partai politik. Ketua KPU Palopo, Abbas yang mengikuti pleno melalui zoom meeting dari Polawali Mandar Sulawesi Barat mengatakan jika proses pendataan DPB dari waktu ke waktu semakin baik. Hal ini dikarenakan koordinasi yang dilakukan KPU Kota Palopo dengan sejumlah pihak juga makin padu. "Pengawasan dari Bawaslu dan pemberian data dari Dinas Dukcapil serta masukan dari teman-teman parpol sangat membantu kami dalam menyusun DPB ini dengan baik yang diharapkan nantinya akan akan berdampak pada keakuratan data pemilih", kata Abbas dalam pengantarnya saat membuka rapat pleno. Lebih jauh Abbas yang mantan pengacara kondang Kota Palopo ini menjelaskan bahwa pihaknya juga membuka kesempatan yang selebar-lebarnya kepada masyarakat yang ingin menyampaikan informasi seputar data pemilih ini. "Silakan masyarakat memberi kami informasi jika misal ada keluarga atau kerabat yang meninggal dunia untuk disampaikan agar kami memperbaiki data yg kami miliki atau ada anggota TNI/Polri yg telah memasuki masa purna bakti disampaikan juga ke kami agar nantinya kami masukkan sebagai pemilih", tandasnya. Sementara itu Komisioner Divisi Data dan Perencanaan KPU Kota Palopo, Haris Mubarak memaparkan jumlah pemilih yang terdapat dalam DPB hingga bulan November ini mencapai 108.316 pemilih dengan jumlah pemilih laki-laki sebanyak 53.028 orang dan pemilih perempuan sebanyak 55.288 orang. "Jumlah DPB kita bulan Nopember ini terus mengalami peningkatan terutama dari data yang disampaikan oleh Dinas Dukcapil. Sejauh ini kami memang terus berkomunikasi dengan intens terkait penduduk Kota Palopo yang telah melakukan perekaman e-KTP." terang Haris Mubarak. Dari data yang diberikan oleh Dinas Dukcapil ke KPU Kota Palopo terdapat penambahan jumlah pemilih potensial baru sebanyak 275 pemilih dengan jumlah pemilih laki-laki 134 orang dan perempuan sebanyak 141 orang. Sementara data pemilih tidak memenuhi syarat (TMS) yang masuk dalam kategori meninggal dunia sebanyak 60 orang dimana jumlah laki-laki sebanyak 34 orang dan perempuan 26 orang. Jika dibandingkan jumlag DPB bulan Oktober yang berjumlah 108.101 pemilih, itu berarti pada Nopember ini ada penambahan jumlah DPB sebanyak 215 pemilih.(isw)

Wali Kota Siapkan Dana Hibah Untuk KPU Palopo

PALOPO -- Wali Kota Palopo HM Judas Amir menyatakan dirinya akan memberikan dana hibah kepada KPU Kota Palopo dalam APBD 2021 mendatang. Kepastian tersebut disampaikan langsung Judas Amir saat menerima kunjungan Komisioner KPU Kota Palopo di rumah jabatan wali kota SaokotaeE, Rabu (4/11/2020). "Bantuan dana hibah ini sebagai bagian dari komitmen Pemerintah Kota Palopo dalam mendukung program dan kegiatan yang akan dilaksanakan KPU Kota Palopo ke depan", kata Wali Kota Palopo dua periode ini. ditambahkannya bahwa pihaknya menginginkan agar KPU Kota Palopo harus tetap dapat bekerja maksimal. "Salah satunya tentu dengan ketersediaan anggaran yang memadai", kata Wali Kota Palopo yg telah mempersembahkan 5 gelar WTP dari BPK RI. Ketua KPU Kota Palopo, Abbas sangat berterimakasih atas perhatian yang sangat besar yang diberikan oleh Wali Kota terhadap KPU dan berjanji untuk memanfaatkan dana hibah tersebut sesuai peruntukannya. "Sejumlah rencana kegiatan untuk tahun 2021 mendatang telah kami rencanakan namun hal itu tidak akan bisa terealisasi tanpa anggaran yang memadai", jelas Abbas. Oleh karenanya pihaknya sangat bersyukur atas dukungan yang diberikan oleh Wali Kota Palopo. "Tentu bantuan dana hibah ini akan sangat membantu kami dalam mewujudkan sejumlah program di tahun 2021 mendatang", harapnya. Sementara itu Komisioner KPU Kota Palopo Divisi Hukum dan Pengawasan Iswandi Ismail menambahkan jika sejumlah program yg siap dilaksanakan dengan menggunakan dana hibah ini diantaranya sosialisasi dan pembentukan kelurahan sadar memilih dan kelurahan DPT Bersih. "Tentu masih ada beberapa program dan kegiatan yang bisa terselenggara dari anggaran dana hibah ini", tandasnya. Pada pertemuan tersebut turut hadir Kepala BPKAD Samil Ilyas mendampingi Wali Kota, Komisioner Divisi Teknis Ahmad Adiwijaya, Komisioner Divisi Sosialisasi, Pendidkan Pemilih dan Parmas Surahman serta Sekretaris KPU Kota Palopo Mansur Jufri. (isw)

DANDIM 1403 SAWERIGADING DUKUNG PENUH PELAKSANAAN DPB OLEH KPU KOTA PALOPO

PALOPO -- Komandan Kodim (Dandim) 1403 Sawerigading, Letkol (Inf) Gunawan menegaskan pihaknya sangat mendukung pelaksanaan pendataan Data Pemilih Berkelanjutan (DPB) yang tengah dilaksanakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palopo. Penegasan itu disampaikan Gunawan saat menerima kunjungan kerja dan silaturrahim yang dilakukan oleh lima orang Komisioner KPU Palopo di Makodim 1403 SWG Kamis, (8/10/2020) pagi. Gunawan menyatakan jika pihaknya siap membantu KPU Palopo dengan support data yang menjadi kewenangannya. "Untuk mendukung pelaksanaan DPB tersebut kami siap memberi data jajaran Kodim 1403 SWG yang telah memasuki masa purna bakti, khususnya mereka yang memang berdomisili dan memiliki KTP di Kota Palopo", jelasnya. Upaya yang dilakukan oleh Dandim 1403 SWG ini sebagai dukungan agar para mantan anggota TNI yang telah purnawirawan di wilayah Kodim 1403 SWG bisa terdata sebagai pemilih. "Mereka kan sudah menjadi warga biasa (sipil) kembali, sehingga hak-hak politiknya sebagai warga negara harus tetap terlindungi", tegasnya. Bukan hanya mereka yang telah memasuki masa purnawirawan, perwira menengah TNI AD ini juga berjanji akan memberi daftar nama-nama anggotanya yang tengah menjalani Masa Persiapan Pensiun (MPP) sebagai data awal sebelum mereka benar-benar beralih status sebagai purnawirawan. "Ada puluhan anggota di jajaran Kodim 1403 SWG yang saat ini tengah menjalani masa persiapan pensiun (MPP) nanti tinggal dipilah mana yang ber KTP Palopo itu yang akan kami berikan. Mereka ini akan menjalani masa tersebut selama 1 tahun sebelum benar-benar pensiun dari keanggotaan TNI", terangnya. Sementara itu Ketua KPU Kota Palopo, Abbas sangat berterimakasih atas dukungan yang diberikan oleh Dandim 1403 Sawerigadin Letkol (Inf) Gunawan atas pelaksanaan DPB yang tengah mereka lakukan saat ini. "Tentu dukungan ini akan sangat membantu kami (KPU) dalam menghadirkan data pemilih yang semakin akurat, khususnya di Kota Palopo. Sehingga nantinya masyarakat pemilih dapat menggunakan hak pilihnya karena telah terdata sejak awal karena datanya juga sejak awal telah kami terima," ungkap Abbas. Bagi KPU kata Abbas, dukungan Dandim 1403 SWG ini bukan hanya memudahkan mereka dalam mengolah data anggota TNI yang telah purnawirawan tetapi juga memberi dorongan moril agar KPU Palopo dapat bekerja lebih baik lagi khususnya dalam mengolah data pemilih. "Dukungan ini akan menambah semangat kami dalam mengolah dan mengelola data pemilih", kunci Abbas. Selain meminta data anggota TNI yang telah dan akan memasuki masa purna bakti di lingkup Kodim 1403 SWG, KPU Kota Palopo juga meminta data anggota Kodim 1403 SWG yang baru saja terangkat sebagai anggota TNI dimana sebelumnya mereka tercatat sebagai pemilih sebelum menjadi anggota TNI. Empat Komisioner KPU Kota palopo lainnya yakni Wandi Ismail divisi Hukum dan Pengawasan, Ahmad Adiwijaya divisi Teknis, Abdul Haris Mubarak divisi Data dan Informasi serta Surahman divisi Parmas secara bergantian juga memberi penjelasan terkait kerja-kerja, tugas dan wewenang KPU sesuai divisi masing-masing.(isw)

Terapkan Protokol Covid19, KPU Palopo Gelar Pleno DPB Secara Daring

PALOPO -- Jumlah masyarakat Kota palopo yang terkonfirmasi positif covid19 terus menunjukkan grafik yang terus meningkat, setidaknya hingga Jumat (18/09/2020) kasus covid19 menembus angka 161 kasus dengan jumlah pasien sembuh 100 orang, meninggal dunia 9 orang dan dalam perawatan 24 orang. Inilah salah satu alasan sehingga Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota palopo memutuskan untuk melaksanakan rapat pleno penetapan Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) periode September 2020 secara daring. "Mengingat kasus covid19 di Kota palopo yang terus meningkat dan sebagai salah satu upaya dalam menekan angka covid19 agar tidak semakin meluas. Makanya kami putuskan untuk melaksanakan pleno ini", jelas Ketua KPU Kota Palopo Abbas saat membuka pleno. Namun Abbas menekankan bahwa pelaksanaan pleno secara daring ini akan mereka lakukan sepanjang kondisi penyebaran covid19 masih terus bertambah hingga kondisi dianggap aman untuk melakukan pleno secara luring atau pertemuan. "Pleno daring ini akan kami lakukan sampai kondisi benar-benar aman", tandasnya. Meskipun dilakukan secara daring namun pleno tersebut tetap diikuti dengan antusias oleh sejumlah stakeholder seperti Bawaslu Kota palopo, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) dan sejumlah pengurus partai politik. Dalam pleno tersebut ditetapkan jumlah pemilih di Kota palopo berjumlah 447 orang dengan rincian 188 laki-laki dan 259 perempuan. Sementara Jumlah pemilih TMS sebanyak 9 orang terdiri dari 7 laki-laki dan 2 perempuan. Sehingga jumlah pemilih di Kota Palopo mengalami peningkatan dibandingkan pada perio de Agustus 2020 yakni sebanyak 108.063 orang dengan rincian52946 pemilih laki-laki dan pemilih perempuan berjumlah 55.117orang.(isw)