STOP RASISME DI TENGAH PANDEMI COVID-19

Catatan pinggir
ISWANDI ISMAIL
(Komisioner Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Kota Palopo)
Miris melihat status sejumlah teman medsos (mungkin karena ketidakpahaman atau mungkin juga memang sebuah kesengajaan) dengan membuat status cara menghindari penularan covid-19 melalui cara berjemur di bawah sinar matahari.
Dimana pada status tersebut juga melampirkan foto (maaf) orang dengan kulit hitam legam untuk menggambarkan akibat berjemur yang salah.
Mereka yg melakukan itu secara tidak sadar telah membuat sebuah stigma atau anggapan jika kulit hitam itu jelek, buruk dan stigma tidak baik lainnya sehingga pantas untuk dijadikan bahan olok-olokan.
Kasihan! Tidakkah kalian tahu jika yang menciptakan mereka adalah Tuhan yang sama dengan yang menciptakan kalian yang memiliki kuli berwarna putih, kuning, merah atau sawo matang. Satu lagi mereka tidak pernah meminta untuk dilahirkan memiliki kulit hitam seperti juga kalian tak pernah meminta untuk dilahirkan dengan kulit putih, kuning sawo matang atau merah.
Jadi, berhentilah mengolok-olok mereka yang berbeda dengan kita dengan segala keterbatasannya. Ayo! Mari kita lebih bijak menggunakan medsos dengan hal-hal yang positif apalagi ditengah mewabahnya virus corona yang tidak mengenal warna kulit, agama, suku, status sosial, semua kita bisa tertular maka dari itu tetap jaga kesehatan, jaga jarak, sesering mungkin mencuci tangan, tetap di rumah dan sempurnakan dengan tidak menyebarkan berita hoax serta tidak pula membuat status bernada rasis.
Mari kita sama berdoa agar Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa senantiasa melindungi kita dan segera menghilangkan virus corona ini… (*)