KPU Palopo Menuju Daftar Pemilih Bersih

PALOPO -- Data pemilih Kota Palopo yang terdapat dalam data pemilih berkelanjutan kembali mengalami penurunan jumlah. Jika pada bulan September jumlahnya sebanyak 107.231 pemilih, maka pada bulan Oktober 2021 jumlanya berkurang sebanyak 93 pemilih menjadi 107.138 pemilih.
Angka tersebut tertuang pada rekapitulasi daftar pemilih berkelanjutan yang dilaksanakan dalam rapat pleno Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan (PDPB) bulan Oktober 2021 yang dilaksanakan di Media Center KPU Palopo, Senin (01/11/2021).
Ketua KPU Kota Palopo Abbas Djohan menjelaskan jika berkurangnya jumlah pemilih dalam daftar pemilih berkelanjutan (DPB) ini sebagai bagian dari upaya KPU Kota Palopo untuk mencapai daftar pemilih bersih.
"Berkurangnya data pemilih tersebut disebabakan beberapa faktor diantaranya dikeluarkannya pemilih yang belum ber KTP elektronik (KTP-el) dan yang belum melakukan perekaman KTP-el yang jumlahnya cukup banyak", jelas Abbas Djohan.
Selain itu lanjut Abbas Djohan berkurangnya data pemilih tersebut juga disebabkan masih adanya data pemilih ganda. "Yang ganda ini salah satunya harus di keluarkan dari daftar pemilih", pungkasnya.
Dari data rekapitulasi daftar pemilih berkelanjutan yang telah diplenokan oleh KPU Kota Palopo tercatat ada sebanyak 148 potensi pemilih baru terdiri dari 73 pemilih laki-laki dan 75 pemilih perempuan sementara pemilih Tidak Memenuhi Syarat (TMS) sebanyak 241 orang dengan rincian 143 pemilih laki-laki dan 98 pemilih perempuan. Sehingga pada bulan Oktober 2021 jumlah pemilih dalam Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan sebanyak 107.138 pemilih yang terdiri dari 52.239 pemilih laki-laki dan 54899 pemilih perempuan.(isw)