KPU Palopo Paparkan DPB Di Rakor Provinsi
PALOPO -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palopo mendapat porsi khusus untuk menyampaikan pemaparan perkembangan Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) periode bulan April 2021 dalam rapat koordinasi tingkat provinsi yang dilaksanakan secara daring pada hari Selasa (04/05/20121) lalu.
Dalam kesempatan tersebut Komisiner KPU Palopo Divisi Data, Informasi dan Perencanaan Efendi Samaila memaparkan jumlah pemilih potensial Kota Palopo yang saat ini telah mencapai angka 108.655 orang dengan rincian pemilih laki-laki sebanyak 53.172 orang dan sebanyak 55.483 pemilih perempuan.
"Dalam pengelolaan DPB saat ini kami mendapati beberapa kendala terutama dalam hal pemutakhiran data pemilih potensial karena kami tak lagi mendapat support data dari Dinas Dukcapil karena adanya edaran Dirjen Capil yang tak lagi mengisinkan jajaran Dinas Dukcapil untuk memberi langsung data perkembangan jumlah penduduk yang telah melakukan perekaman e-KTP", terang Efendi Samaila.
Meski demikian lanjut Komisioner yang baru saja dilantik sebagai Pengganti Antar Waktu ini, bahwa pihaknya tetap bekerja dengan memaksimalkan pelibatan masyarakat dalam melaporkan informasi pemilih potensial melalui website pengaduan KPU Kota Palopo. "Sehingga kami tetap memiliki data perkembagan pemilih potensial yang ada di DPB", tambahnya.
Tidak hanya penambahan jumlah pemilih potensial, pihaknya juga mengalami kendala yang sama terhadap kategori pemilih yang lainnya seperti pemilih Tidak Memenuhi Syarat (TMS), pemilih pindah keluar dan pindah masuk serta pemilih ubah data.
"Tetapi ya itu tadi kami mengerahkan semua kemampuan yang ada termasuk komisioner dan staf kesekretariatan dalam memberi informasi terkhusus mengenai pemilih yang meninggal dunia untuk di TMS kan, tentu sesuai prosedur yang ada", kuncinya.
Dari rakor tersebut juga terungkap jika jumlah potensi pemilih baru pada bulan April 2021 di Kota Palopo bertambah sebayal 30 orang dengan rincian 15 orang laki-laki dan 15 orang perempuan, sementara jumlah pemilih TMS karena meninggal dunia sebanyak 25 pemilih dengan rincian 10 orang pemilih laki-laki dan pemilih perempuan sebanyak 15 orang.(isw)