Pencocokan dan Penelitian Terbatas (Coktas) Dalam Rangka Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB)
KPU Palopo Coktas di Tiga Kelurahan, TMS-kan Pemlih Meninggal Dunia
PALOPO -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palopo melakukan kunjungan ke tiga kelurahan yakni Purangi, Sendana dan Mawa, Rabu (11/03/2026). Kunjungan tersebut dalam rangka pelaksanaan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB). KPU melalukan pencocokan dan penelitian data warga Palopo yang dinyatakan meninggal dunia pada tiga kelurahan itu.
Ketua Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Palopo, Nurmaningsi menjelaskan, pihaknya telah menerima data dari KPU RI yang selanjutkan akan disusun menjadi data pemilih berkelanjutan. Dalam data tersebut ada warga Palopo yang dinyatakan meninggal dunia. Secara ketentuan warga yang meninggal dunia tidak lagi memenuhi syarat dalam daftar pemilih.
“Kita cocokkan data dari KPU dan data yang ada di kelurahan. Setelah datanya sudah sama dibuktikan dengan dokumen yang ada selanjutnya akan kami tindak lanjuti,” jelasnya. Nurmaningsi mengatakan, selain di tiga kelurahan tersebut, pihaknya juga akan melakukan Coktas di sejumlah kelurahan lainnya termasuk di Polres, Lapas serta di Kodim 1403 Palopo.
Coktas dilakukan untuk meningkatkan akurasi, validitas, dan kemutakhiran data pemilih secara faktual dengan memverifikasi langsung ke lapangan, terutama untuk data Tidak Memenuhi Syarat (TMS) seperti pemilih meninggal atau pindah, guna menjamin hak pilih warga dan meningkatkan integritas Pemilu. “Menindaklanjuti dan menghapus data pemilih yang Tidak Memenuhi Syarat (TMS) seperti sudah meninggal dunia, pindah domisili, alih status TNI/Polri, atau data ganda,” imbuhnya. Pada coktas kali ini, selain Nurmaningsi, juga diikuti oleh komisioner KPU Palopo, Iswandi Ismail, kasubag dan staf perencanaan data dan informasi KPU Palopo serta Bawaslu Palopo. (*)